Monday, March 22, 2010

BABAT GONGSO

Babat, makanan yang di suka di Indonesia tapi nggak semua orang juga suka makannya. Alasannya karena geli, warna hitam, bersihinnya susah dan kalau nggak bisa ngerebusnya bakalan bau dan alot selalu.
Tapi semenjak pindah ke Sydney, babat ini gampang sekali di dapat di supermarket. Penampilannya putih bersih tanpa cela dikemas kedap udara dan siap diolah, jadi apapun yang kita mau. Hanya sayang babat putih bersih ini adanya diantara makanan buat guguk di bagian chiller....hehehehehe...
Tadinya mas Jono sempat protes waktu aku mau beli babat ini, tapi akhirnya nyerah setelah aku bilang bahwa aku suka sekali babat dijadiin sup atau di tumis pedas...hhhmmmm.
Semenjak terdeteksi kena asam urat, babat satu ini di coret dari daftar menu ‘mamadidapur’ dan baru tahun ini kangen banget dan buat babat gongso, nasi goreng babat dan sup babat. Puaslah pokoknya. Sampai ketemu tahun depan babatku sayang badanku malang.....



Bahan:
500 gr babat, potong-potong
4 lbr daun salam, bagi 2
4 cm lengkuas, memarkan, bagi 2 bagian
2 sdm kecap manis
½ sdt garam7
50 ml air
Minyak goreng

Taburan:
Bawang merah goreng
Bumbu halus:
3 siung bawang putih
7 bh bawang merah
10 bh cabai merah keriting
Cara membuat:
1. Rebus babat bersama lengkuas, sereh dan daun salam. Biarkan mendidih. Buang airnya dan rebus kembali sampai babat empuk.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga matang, masukan lengkuas, daun salam, aduk, masak hingga harum.
3. Masukkan babat, aduk, tuang air, kecap manis dan garam, masak hingga bumbu meresap dan kuah sedikit, angkat dan taburi bawang mrah goreng.

1 comments:

Tuty @Scentofspice said...

Ina,
Ini juga makanan kesukaanku. Memang saking enaknya, aku nggak bisa keseringan makan ini.

Kapan2 nyoba resepmu ah.

Thanks for sharing.