Setelah kita balik ke Sydney, di sini nggak ada atau tepatnya belum ketemu yang jual daun singkong, kalau lagi kangen berat sama yang namanya oblok-oblok ini dan biasanya ibu di Bogor pakainya daun singkong. Daun singkong aku ganti pakai ‘spinach’ daun yang menurut aku nggak akan hancur kalau di masak berkuah banyak gini., walaupun tetap beda tekstur dan rasa, apalagi hasil akhirnya. Dengan keadaan yang terbatas kita jadi tambah kreatif dan tentunya tanpa mengurangi kandungan gizinya atau malah bertambah kandungan gizinya karena pakai ‘english spinach’…..entahlah!
Kalau sudah mateng…..wanginya semerbak sekali, buatnya gampang dan sekali lagi hijau royo-royo. Terima kasih ibuku sayang untuk resep ini.
BAHAN :
300 gr daun singkong, rebus dan cincang kasar
100 gr tetelan rebus dalam
1 liter air
200ml santan instan
50gr kelapa parut muda
25gr udang rebon, cuci dan tiriskan
1 lembar daun salam
2 cm lengkuas, dimemarkan
BUMBU HALUS:
5 butir bawang merah
3 buah cabai rawit 2 buah cabai merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
2 cm jahe
1 sendok teh garam
CARA MEMBUAT:
Masukkan bumbu halus dalam rebusan daging, daun singkong,udang rebon, salam, dan lengkuas.
Setelah bumbu meresap, tambahkan kelapa parut. Masak kembali sampai semua bahan matang.
2 comments:
Ina,
aku kagum padamu, sudah tinggal di luar tapi masih sering masak masakan tradisional Indonesia walaupun harus substitute bahannya :)
salam,
hanna
Thanks mbak Hanna...
Post a Comment